Welcome to My Blog :D

Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label random. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Oktober 2013

SABAR YANG BERBUAH MANIS

Pernah dengar "sabar itu ada batasnya" ? atau "bukan sabar namanya kalau ada batasnya" ? atau mungkin juga "sabar dan ikhlas itu satu paket" ?

iya, aku sering dengar. Sering baca di akun berlambang burung atau biasa disapa twitter. Pernah juga dengar teman-teman bijakku mengutarakannya. Pernah juga baca di akun facebook, intinya kalimat-kalimat tersebut sudah tidah asing.

Percaya dengan kalimat itu? ah, tidak. Aku percayanya sama Allah saja, hahahaha.... (Kalem!)

Tulisan ini tak penting ? iya, memang nggak penting. nggak penting banget makanya nggak usah dibaca ya,
 ...
...
...
...
...
...
...
tapi kalau masih mau disimak dengan penuh kesabaran, yuk mari ku lanjutkan.
Buat apa sih bersabar? apa untungnya?
Menurutku ya, ini menurut ku loh. Keuntungannya bersabar? mungkin nggak ada keuntungan yang sifatnya materil, nggak dapat duit kita kalau bersabar, nggak dapat mobil kita kalau sabar, nggak dapat hp baru kita kalau sabar. nah, kalau gitu buat apa sabar kah !? kalau menurut pemikiranku yang cukup kolot dan agak tidak modern ini sih, sabar imbasnya pada ketenangan hati. Bayangin aja, orang yang bersabar akan keliatan jauh lebih tenang ketimbang yang mengikuti hawa nafsu alias tidak sabaran. karena tenang makanya nggak banyak pikiran. Dibandingkan dengan orang tidak sabaran alias emosian, mereka cenderung tidak tenang terlalu banyak pikiran akhirnya akan mudah stres dan "galau" bahasa gaulnya. Dan banyak yang bilang orang akan mudah sakit ketika banyak pikiran. Setidaknya sabar itu dekat dengan hidup sehat ya kan. itu menurutku loh, kalau nggak setuju ya nggak masalah.

Sabar juga bisa berbuah sangat manis, manis sekali.
contohnya saja pengalaman ku ini. kalau masih mau disimak ya silahkan, kalau nggak ya tutup saja :)

oke, aku lanjutkan.
Aku sudah melamar pekerjaan kesana kemari. Sudah hampir setengah tahun jadi pengangguran ternyata tidak menyenangkan. Tapi, aku bersabar dan terus berikhtiar karena saya percaya kalau rejeki tidak akan tertukar. Akhirnya tiba diamana penantian dan kesabaran tidaklah sia-sia, kali ini setelah hampir setengah tahun mencari pekerjaan, pekerjaan datang silih berganti mencari ku. Beneran, dalam sebulan hampir semua surat lamaran kerjaku berbalas. Nah, saat itulah saya bangga bisa bersabar.Sekarang saya sudah kerja dan masih ada tawaran kerja mendatangiku. Buahnya masis kan ?
Terima kasih Tuhan :,)

Itulah ceritaku tentang Kesabaran.
Sekian dan Terima kasih

Minggu, 05 Mei 2013

BELAJAR (lagi)

Kicauan terakhirku  di twitter sebelum postingan ini adalah : "gak ada kata terlambat untuk belajar"

Sedikit sindiran buatku yang mulai bosan untuk belajar dan merasa terlalu tua untuk mulai belajar, sementara banyak yg ingin kukejar untuk masa depan sementara untuk mencapainya *BELAJAR adalah kuncinya

Harusnya memang kumulai sejak dulu, belajar dengan baik tentang sesuatu yang ku tahu sejak awal adalah penting dan dibutuhkan. Itu bila harus berandai-andai.

Tapi tidak, menyesal hanya akan buatku terpuruk, maka kuputuskan
Kulakukan meski sedikit terlambat, kucoba dgn waktu yg mungkin sedikit mepet dan terburu-buru...
Ku harus belajar lagi. Itulah intinya kalau kuingin berada pada titik yg kuidam-idamkan

Dan benar saja ~> gak ada kata terlambat untuk belajar ~> yg penting bersungguh-sungguh insyaAllah akan ada jalan dan dimudahkan :')

Sabtu, 04 Mei 2013

Untuk besok Untuk masa depan

Malam minggu gak boleh galau-galau...
Eh salah. Tiap malam gak boleh galau...
Kan ada Allah menemani :')

Sebenarnya postingan ini spesial buat diriku sendiri. Buat ku yg sedang mempersiapkan masa depan yg lebih baik. Untukku yg sedang berusaha mandiri dan lepas dari tanggungan orang tua. Untukku yg sedang berusaha mencari dan menemukan pekerjaan.

Aku sempat membaca sebuah buku yg judulnya "agar jatuh cinta tak jadi bencana" yg ditulis oleh "Jauhar al Zanki"

Dalam buku itu dituliskan bahwa ketika kita dipertemukan dengan berbagai persoalan maka sudah selayaknya kita kembalikan semuanya kepada Allah. Berserah diri kepadaNya, memohon ridho nya...

Dalam buku itu juga dituliskan yang menurutku adalah tips untuk bisa menatap masa depan lebih baik, diantaranya:

*OPTIMIS
Bahwa kita akan meraih kesuksesan, percaya diri!

*MOTIVASI
Jadikan kegagalan sebagai batu pijakan untu menjadi lebih baik dan meningkatkan kualitas diri

*LAPANG DADA
Berani menghadapi realitas yg ada dan tidak mudah putus asa

*BERCITA-CITA
membangun cita-cita yg ingin dicapai dan tentunya lebih baik dari kenyataan hari ini.

Beberapa tips di atas menginspirasi ku untuk terus berusaha dan berjuang. Ditambah dgn firman Allah (Q.s Az-Zumar [39]:53) yg artinya:
"... janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah"

Lantas pantaskah aku berhenti berusaha dan berdoa????

Jawabannya TIDAK !!!

Jumat, 03 Mei 2013

I love my hijab

Aku jatuh cinta,
Dan aku takkan malu mengakuinya...

Cinta ku memang bukan cinta pada pandangan pertama,
Cinta ku tumbuh seiring dengan keterpaksaan dan sebuah kewajiban
Tapi aku tidak pernah terpaksa mencintai

Dulu, perkenalan yang sdh sangat lama...
Keterpaksaan membuatku mengenakan hijab
Kewajibanku sebagai muslim memaksaku mengenakan hijab

Tapi demi apa, cinta padanya bersemi...
Rindu baila tak mengenakannya
Ada seauatu yg kurang bila tak mengenakannya...

Iya, aku jatuh cinta
Aku jatuh cinta kepada hijabku
Tanpa ragu kukatakan
I Love My hijab :')

Selasa, 30 April 2013

Dream Comes True

Mimpi,
Banyak hal yg bisa terjadi, bisa masuk akal maupun tidak terjadi di mimpi...

Mimpi, semua orang punya mimpi
Aku juga,,,

Pepatah bilang gantungkan mimpi mu setinggi langit,,,
Orang pesimis pasti menanggapinya kayak gini--> "iya, gantung aja tinggi-tinggi. Tapi sesuaikan dengan tinggi badan. Ketinggian juga bisa jatuh loh. Hati-hati"
Tapi, orang yg optimis pasti nanggapinya kayak gini --> " iya, gantung setinggi mungkin. Hingga mata akan selalu melihat ke atas, termotivasi untuk menggapai seperti sebuah tantangan yang siap untuk ditaklukkan"

Nah, pilih mana... jd orang pesimis atau optimis ?
Tapi, dari semua pilihan kita harusnya yakin dong dreams comes true dengan berusaha dan berdoa tentunya.

Berusaha berpikir positif kepada Allah sj, insyaAllah mimpi kita akan terwujud...

Minggu, 28 April 2013

Tanggal 29 !!!

Besok senin, besok tanggal 29...
Pas betul, berarti tepat 5 bualn setelah graduation ku, dan 3 bulan jadi pengangguran bahagia
29 november 2012 yang lalu adalah hari sidang ujian mejaku dan hasilnya alhamdulillah sangat memuaskan dapat nilai 3,52 kalau dikonversi dapat A... pake binyang-bintang heheh...
Dan besok, tepat 5 bulanannya semoga jadi awal yang baik buatku sehingga bisa diterima berkarir di salah satu perusahaan swasta di sebelah kotaku...

Ngarep banget, serius!
Semoga Allah memberikan petunjuknya dan memudahkanku. AMIN !!!

Sabtu, 27 April 2013

Aku Bukan Bungsu

Beberapa bulan yang lalu aku pernah posting tentang cerita kelahiranku. Dan kali ini bercerita tentang masa kecilku.

Dulu, beberapa tahun yang lalu tepatnya dari 1990-1995 aku jadi bungsu dikeluargaku.
Hanya sedikit dari sekian banyak waktu yg berlalu cerita kecil jadi bungsu yg teringat.
Jadi bungsu itu menyenangkan, jadi kesayangan orang tua, tapi jadi saingan buat kakak-kakakku yang waktu itu masih butuh dan mau disayang seperti ku...
Waktu jadi bungsu, tiap hari ikut ke sekolahannya mama (mamaku guru sd) atau kalau nggak kesekolahannya bapak (bapakku guru smp) dan setiap mau mainan pasti dibeliin, kalau nggak bisa-bisa saya ngamuk. :')
Ternyata kesenangan jd bungsu hanya bisa aku rasakan kurang lebih 5 tahun.
Hari itu aku ikut sama mama ke sekolah, mama wajahnya pucat, sepertinya sakit.
Polosnya anak kecil usia 5 tahun, aku nggak ada gelisah-gelisah atau prihatin. Malah sesampai di sekolah aku langsung lari ke lapangan dan main dengan anak seusiaku (sesama anak guru)
Belum sampai jam istirahat, mama manggil pulang. Kupikir akan pulang ke rumah, eh malah ke rumah sakit.
Anak kecil mah suka diajak kemana saja, jd saya ngikut aja sama mama tanpa tanya apa-apa. Di rumah sakit, karena mungkin keliatan imut (maklum, disana yg anak kecil cuma aku) makanya suster-sustennya ajak aku main sambil nungguin mama diperiksa.
Mama keluar, mukanya keliatan senang jg kaget dan aku masih saja cuek tidak bertanya.
Dirumah mama ngobrol soal bayi dan aku masih belum ngerti. Barulah setelah kakak-kakak ku cerita kalau kami akan punya adik lagi aku ngerti kalau sebentar lagi aku bukan anak bungsu lagi.
Waktu itu sedih, karena pikiranku sayangnya mama dan bapak tidak lagi buatku tapi buat adik. Tapi lama setelahnya aku ngerti punya adik itu jauh lebih menyenangkan dari pada tidak punya adik. Aku lebih suka jawab "aku punya" daripada jawab "nggak punya" ya kan!? Serasa lebih kaya #kalem B-)

Kamis, 25 April 2013

Konsisten itu______

Baca banyak buku...
Googling hari-hari...
Makan hampir 3 kali setiap hari...
tidur minimal sekali dalam 24 jam...
Mandi hampir 2 kali setiap hari... *nyambung dimana*

bikin saya sadar dan kembali kejalan yang benar *eh, maksudnya!?*
maksudnya ya itu, iya itu...
bahwa konsisten itu perlu, penting dan seharusnya ditetapkan
konsisten bisa membantu membuat semua jadi gteratur terarah...
misalnya,
    1. Makan Teratur
    2. Tidur Teratur
    3. Mandi Teratur
    4. ngetweet teratur
    5. Facebookan teratur
    6. Update Antivirus teratur
    7. ngeblog juga harus teratur
Pokoknya intinya, InsyaAllah mulai besok saya akan konsisten ngeblog... tebarkan postingan-postingan mulai dari yang random sampai yang cyuuus miapah (?) kemana-mana

Ini berkat baca buku tentang penulis yang suka blog dan berasa blog itu *GUE BANGET!!!*
ceritanya saya terinspirasi untuk rajin ngeblog, mumpung waktu luang saya lebih banyak dari waktu kerja...

ya sudahlah, tulisan ini hanya sebagai tanda dimulainya sebuah keputusan agar bisa Konsisten dalam menjalankannya.

~Sekian

Minggu, 24 Maret 2013

Dan Saya Jenuh

Jenuh versi love story :
Ternyata hati, tak bisa berdusta
Meski ku coba, tetap tak bisa
Dulu cintaku, banyak padamu
Entah mengapa, kini berkurang

Maaf, aku jenuh padamu
Lama sudah kupendam
Tertahan dibibirku
Mauku tak menyakiti
Meski begitu indah
Ku masih tetap saja... jenuh...

Taukah kini, kau kuhindari
Merasakah kau, ku lain padamu
Cinta bukan, hanya cinta saja
Sementara kau, merasa cukup

                                         Lyrik Lagu "JENUH" by Rio Febrian 

Oke!!! saya jenuh, tapi bukan jenuh seperti lirik lagu di atas...
Merasa jenuh saja harus melakukan kegiatan yang sama berulang-ulang setiap harinya dan seakan tidak ada perkembangan berarti yang terasa... gini-gini aja terus, dan tak tau kapan berakhirnya *curhat dikit gak papa ya...!? :p*
Sudah kurang lebih dua bulan, meninggalkan aktivitas yang terbilang cukup sangat padat sebelumnya ke kegiatan super santai yang gak ngapa-ngapain... dirumah saja!!!
Awalnya cukup menyenangkan, awalnya saya anggap akan merasakan libur panjaaaaaaaaaang setelah wisuda di akhir bulan desember 2012 dan kontrak kerjaan yang juga selesai di akhir bulan januari 2013.
Ya cukup menyenangkan... bisa santai, kemanapun sesukaku *dengan ijin orang tua tentunya* dan kulakukan juga semauku. beneran LIBUR!!!
Dan akhirnya bosan sendiri, mungkin liburku sudah terlalu lama, mulai berpikir kenapa gak ada perkembangan yang jelas tiap harinya, mulai agak terganggu dengan tidak adanya target yang harus diselesaikan setiap hari.
Kalau dibilang Jenuh gak ada penghasilan karena memang gak kerja.... gak jugaaaa. Saya punya penghasilan dari usaha photo copy dan pengetikan di rumah yang menurut saya cukup buat saya yang masih nebeng orang tua dan berstatus single. Tapi Entahlah, bukannya tidak mensyukuri apa yang ada... tapi serasa ada yang kosong... ada yang kurang lengkap... sepertinya saya rindu dengan kesibukan yang dulu *tipe-tipe aktif mungkin kayak gitu*. Kuliah, jaga laboratoriun, mengasistensi, pulang kampus kerja sampai tengah malam, pulang pagi cuma buat ganti baju trus ke kampus lagi, atau kalau gak ke kampus langsung ke tempat kerja lagi...... sepertinya saya rindu kegiatan seperti itu.

Saya coba searching arti kata "Jenuh" dan hasilnya adalah:
"1 jemu; bosan: mereka sudah -- dng pekerjaan yg selalu sama sepanjang tahun;  2 Bio padat udara (tt senyawa yg terdiri atas karbon dan hidrogen): hidrokarbon --; 3 kenyang; puas sekali (sehingga menjadi bosan): saya sudah -- dng makanan spt ini; 4 penuh (sehingga tidak mampu memuat tambahan lagi): cairan itu sudah -- sehingga gula tambahan tidak dapat lagi melarut; men·je·nuh·kan v menjadikan jenuh; membosankan;
pen·je·nuh·an n proses, cara, perbuatan menjadikan jenuh;
ke·je·nuh·an 1 n kejemuan; 2 n a kepadatan (tt udara); b Fis keadaan yg menggambarkan kenaikan penyebab tanpa menimbulkan kenaikan hasil; 3 a kekenyangan" versi http://www.artikata.com

"ada juga versi http://bahasa.cs.ui.ac.id (kepanjangan penjelasannya makanya via link saja)"

Mungkin ini yang terjadi sama sama:

Tapi kalau dipikir-pikir, jenuh mungkin bisa bikin saya berusaha lebih giat untuk meninggalkan kejenuhan yang jelas-jelas sayangt tidak menyenangkan. 
Atau mungkin ini "sudah jalannya" istilah teman-teman dengan keadaan yang sudah tidak bisa diubah, dan harusnya saya bersyukur dengan apa yang ada sekarang, dengan segala ke"cukup"an yang diberikan Tuhan...
Tapi seketika saya berpikir lagi... 
"SAYA BERSYUKUR KOK, TAPI APA SALAHNYA KALAU SAYA BERUSAHA BERBENAH DIRI HINGGA RASA JENUH INI HILANG... DAN SETELAHNYA TENTU SAYA AKAN LEBIH...LEBIH BERSYUKUR LAGI"

































Rabu, 23 Januari 2013

I Am Perfect ;)


Temanku pernah ngomong  “nobody is perfect... i am nobody... so I am perfect...”
Tapi kalau didengar orang ngaku sebagai orang yang sempurna pasti diketawaain, dibilangin sok-sokan, belagu, dan percaya dirinya kelewatan... bisa jadi ada yang ngomong “percaya diri ama tak tau diri beda tipis loh mbak...”
Ya memang benar kok, tak ada orang di dunia ini yang sempurna kalau dibandingkannya sama pencipta.... ya iya, mana ada ciptaan mengalahkan penciptanya....
Tapi saya tetap mau bilang kalau SAYA SEMPURNA !!!
Jangan salah paham dulu, bukan karena saya menganggap diri saya lebih dari siapapun di dunia ini, banyak orang yang sempurna kok... termasuk saya dan saya bersyukur  akan kesempurnaan itu....
Saya sempurna karena lahir di dunia ini sebagai manusia, makhluk istimewa yang diciptakan Tuhan secara SEMPURNA ... dibekali fisik yang sempurna ( lengkap secara anatomi) dibekali otak yang berakal... Dan saya bersyukur akan kesempurnaan penciptaan ku itu...
Saya sempurna karena dilahirkan oleh seorang ibu yang tangguh dan ayah yang sabar... Ibu yang mengajarkan untuk menjadi perempuan yang mandiri, rajin dan tidak pantang menyerah... dan ayah yang mengajarkan ketaatan beragama, kesabaran, dan kasih sayang... saya sempurna karena hingga sekarang, hingga kuselesaikan tugas ku sebagai pelajar mereka masih setia dan diberi kesempatan menndampingiku... dan saya bersyukur karenanya...
Saya sempurna karena punya saudara-saudara yang menyayangiku... banyak orang yang punya kakak tapi tak punya adik... banyak yang punya adik tapi tak punya kakak... adapula yang tak punya adik juga kakak (anak tunggal)... dan saya sempurna karena memiliki keduanya, saya punya kakak dan juga punya adik, that’s perfect ! dan saya bersyukur karenanya....
Saya sempurna karena saat ini saya sudah menyelesaikan program pendidikan yang dalam keluargaku diistilahkan “wajib”... saya sempurnakan menyelesaikan Taman Kanak-Kanak ku... Saya sempurnakan menyelesaikan Sekolah Dasar ku... Saya sempurnakan menyelesaikan Sekolah Menengah Pertama ku... Saya sempurnakan menyelesaikan Sekolah Menengah Atas ku... dan Saya sempurnakan menyelesaikan Strata Satu ku... Dan saya sangaaaat bersyukur akan hal itu...
Saya sempurna karena punya teman-teman yang sudah saya anggap saudara yang memperhatikan saya, saya sempurna punya sahabat yang bisa menemaniku menikmati kebahagiaan... dan saya bersyukur...
Saya Sempurna... Saya Sempurna... Saya Sempurna... !!!! *teriak
YUP... Saya sempurna dengan semua anugerah Tuhan YME... saya sempurna dengan pemberiaanNya yang tidak mungkin saya balas kecuali keimanan dan ketaqwaan kepadaNya...
Ya, Saya sempurna karena Allah...
Dan saya bersyukur atas kesempurnaan itu.... Alhamdulillahirabbil’alamin