Welcome to My Blog :D

Kamis, 17 Mei 2012

DECOUPLING POINT


Pengertian DP
-          Keputusan di mana aktivitas produksi bisa dilakukan tanpa menunggu permintaan definitive dari pelanggan merupakan keputusan yang sangat penting bagi suatu supply chain dan akan secara langsung berpengaruh terhadap kemampuannya untuk menciptakan efisiensi fisik maupun kecepatannya untuk merespon pasar.
-          Produk-produk yang relative standar seperti kertas, pensil, bisa dibuat oleh pabrik hanya dengan berdasarkan ramalan.
-          Produk-produk fungsional seperti ini bisa disimpan untuk dijual pada bulan berikutnya.
-          Sebaliknya produksi seperti pesawat terbang, kapal, harus menunggu pesanan dari pelanggan karena kebutuhan dan permintaan sangat sulit untuk diramalkan.

Perbedaan posisi DP//OPP pada Supply Chain
-          Biasanya proses produksi secara umum diklasifikasikan menjadi empat bagian utama yaitu perancangan produk, fabrikasi komponen, perakitan menj produk akhir, dan pengiriman.
-          DP/OPP bisa diposisikan di salah satu dari empat proses umum tersebut.
-          Dalam penggunaannya di empat bagian utama tersebut dikenal system produksi berikut Make To Stock (MTS), Assembly To Order (ATO), Make To Order (MTO), dan Engineer To Order (ETO).
Pengertian DP
-          Walaupun demikian, tidak berarti suatu pesawat atau kapal baru akan mulai dibuat dari nol begitu ada permintaan dari pelanggan.
-          Banyak komponen dan modul-modul yang sudah bisa dibuat terlebih dahulu biasanya adalah komponen standar yang tetap akan dibutuhkan tanpa tergantung pada jenis pesawat atau kapal yang dibuat.
-          Titik temu sampai dimana suatu kegiatan bisa dilakukan atas dasar ramalan dan dari mana kegiatan harus ditunda sampai ada permintaan yang pasti dinamakan Decoupling Point (DP) atau istilah lain Order Penetration Point (OPP).

Perbedaan posiisii DP//OPP pada Supplly Chaiin
-          Biasanya proses produksi secara umum diklasifikasikan menjadi empat bagian utama yaitu perancangan produk, fabrikasi komponen, perakitan menj produk akhir, dan pengiriman.
-          DP/OPP bisa diposisikan di salah satu dari empat proses umum tersebut.
-          Dalam penggunaannya di empat bagian utama tersebut dikenal system produksi berikut Make To Stock (MTS), Assembly To Order (ATO), Make To Order (MTO), dan Engineer To Order (ETO).
  
Postponement :: Menggeser posisi DP//OPP ke Hilir
-          Posisi DP/OPP bisa diubah maju/mundur pada suatu supply chain tergantung pada arah strategi yang ditetapkan.
-          Menggeser DP ke arah hulu akan bisa menciptakan produk produk dengan variasi yang lebih fundamental, mengurangi ketergantungan terhadap ramalan permintaan, mengurangi persediaan barang setengah jadi, dan mengurangi ke usangan persediaan.
-          Sebaliknya mengubah posisi maju (ke hilir) berarti memperbanyak proses-proses standar dalam supply chain dan membatasi proses spesifik (customized) hanya pada langkah-langkah terakhir.
-          Hal ini bisa meningkatkan effisiensi dan mengurangi waktu tunggu pelanggan untuk mendapatkan produk.

Postponement :: Menggeser posisi DP//OPP ke Hilir
-          Strategi yang terkait dalam penggeseran DP/OPP adalah postponement.
-           Postponement pada dasarnya menunda differesiansi produk sampai ada pesanan dari pelanggan.
-          Strategi ini sangat penting terutama untuk menangani produkproduk inovatif dimana bisa mengurangi suatu produk menumpuk menjadi berlebih maupun resiko kekurangan pada produk jenis lain.


Mengelola DP//OPP yang Berbeda pada Suatu Supply Chain
-          Banyak perusahaan yang memproduksi produk dengan focus operasi yang berbeda-beda.
-          Pada situasi seperti ini, kegiatan supply chain akan memiliki focus yang berbeda.
-           Manager supply chain harus bisa membedakan bagaimana mengelola masing-masing system produksi tersebut dan ukuran kinerja apa yang perlu diukur dan dimonitor.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar